Talking to Myself

Closed eyes reveals myself more than eyes wide open. Adnan Kakazai.

Conversation with Allah

14 Comments

I said to Allah: I am in pain
Allah replied: I give pain to loved ones only

I said: Am I your loved one?
Allah replied: See in your heart, seek in yourself, and ask yourself

I said: I have no power to see, seek and ask
Allah replied: It is not the power; it is the time

I said: When that time will come
Allah replied: Only I know

I said: But I think, I have passed the time and it is too late
Allah replied: My powers and my light is never late for anybody

I said: Then why it is not shining on me
Allah replied: Because you are not losing yourself, you are in world, not in me

I said: How I loose myself in you
Allah replied: Trust on me only and let the time come to you

I said: Why not you finish my time on this world
Allah Said: May be I don’t want to kill the purpose for which I sent you

I said: Am I a blessed one to be sent with a purpose
Allah replied: I sent everybody in this world with a purpose

I said: Then why it is not revealed to me yet
Allah replied: I revealed my most beloved Prophet in later ages, who you are in front of Him

I said: Then is there more pain in revelation of my purpose?
Allah replied: Why you are afraid of this worldly pain

I said: Because I am tired
Allah replied: Only the persons far away from me feel tired

I said: May be I am far away from you
Allah replied: I love you 70 times more than your mother, you are not far away

I said: But now I want to come to you
Allah replied: May be you are already; you are too foolish to know

I said: My only prayer is that I come to you with my love – myself
Allah replied: Patience and time will reveal you all

I said: I am not Yousaf, can’t have patience
Allah replied: I only put that burden on you which you can bear

I said: Ya Allah, please enough
Allah replied: There is a time of everything, and I have written it for you also

Advertisements

Author: Adnan Kakazai

A hobbyist photographer who likes to travel...

14 thoughts on “Conversation with Allah

  1. This is so wonderful; I can highlight the whole thing but here are the two parts that I love best:

    I said: How I loose myself in you
    Allah replied: Trust on me only and let the time come to you

    and

    I said: But now I want to come to you
    Allah replied: May be you are already; you are too foolish to know

    Yes, Allah speaks the truth…that we are always with the Creator and are “too foolish to know.” Beautiful write. Thank you for leaving the link on Source of Inspiration. I love when we share with each other for the web of Light only gets stronger. I bless you with much love and light, dear one, hugs, pat

    • Thanks for liking the post, and yes I fully agree with you about the sharing of work of each other

      Light, wisdom, I think a single ray from Him will suffice for the lifetime, and this is what matters most

      Be blessed

  2. I like the story. Thanks for sharing. I hope you wouldn’t mind if I share it in my facebook.

  3. Dear Adnan,

    I made translation of your writing “Conversation with Allah” into Bahasa Indonesia, our national language. I hope my translation is proper enough to capture the meaning of your words.
    I just want to share the inspiration to my friends, family etc in Indonesia through the translation version.

    Best regards,
    Rina Kusuma

    Perbincangan dengan Allah

    Aku berkata ada Allah: Aku dalam duka cita
    Allah menjawab: Aku memberi duka hanya kepada orang-orang yang kucintai

    Aku berkata: Apakah aku orang yang dicintaiMu?
    Allah menjawab: Lihatlah dalam hatimu, temukan dalam dirimu
    dan tanyakan pada dirimu sendiri

    Aku berkata: Aku tidak punya kekuatan untuk melihat, mencari dan bertanya
    Allah menjawab: Itu bukanlah kekuatan, tetapi (kesadaran itu) akan ada masanya

    Aku berkata: Kapan masa itu akan datang?
    Allah menjawab: Hanya Aku yang tahu

    Aku berkata: Tetapi aku pikir, Aku sudah melewati masa itu dan sudah terlambat
    Allah menjawab: Kekuatanku dan Cahayaku tidak pernah terlambat untuk siapapun juga

    Aku berkata: Tetapi, kenapa itu tidak bersinar untukku?
    Allah menjawab: Karena kau tidak melepaskan dirimu sepenuhnya.
    Kau sibuk berada di dunia fana, bukan (ketakwaan) kepadaKu.

    Aku berkata: Bagaimana aku bisa menyerahkan diriku sepenuhnya kepadaMu?
    Allah menjawab: Percayalah hanya kepadaKu dan
    biarkan (kesadaran) itu datang dengan sendirinya kepadamu

    Aku berkata: Mengapa tidak kau habiskan waktuku di dunia ini?
    Allah menjawab: Mungkin karena Aku tidak ingin memutus tujuan mengapa Aku mengirimu ke bumi

    Aku berkata:Apakah aku orang yang diberkati karena hadir ke bumi untuk suatu tujuan?
    Allah menjawab: Aku mengirim setiap insan ke bumi dengan sebuah tujuan

    Aku berkata: Lalu mengapa tujuan itu belum aku ketahui?
    Allah menjawab: Aku mengungkapkan cintaKu kepada Rasul yang paling Aku cintai di usia lanjut, siapakah dirimu dihadapanNya?

    Aku berkata: Lalu mengapa lebih banyak kesakitan untuk aku dapat menyadari tujuanku?
    Allah menjawab: Mengapa kamu takut dengan duka cita di bumi?

    Aku berkata: Karena aku lelah
    Allah menjawab: Hanya orang-orang yang jauh dariKu yang merasa lelah

    Aku berkata: Mungkin aku sangat jauh dariMu
    Allah menjawab: Aku mencintaimu 70 kali lebih daripada cinta ibumu kepadamu,
    kau tidaklah terlalu jauh dariKu

    Aku berkata: Tetapi kini aku ingin mendekat kepadaMu
    Allah menjawab: Mungkin kau sudah dekat padaKu; kau terlalu bodoh untuk menyadarinya

    Aku berkata: Satu-satunya doaku saat ini adalah aku mendekat kepadaMu dengan seluruh cintaku dan diriku seutuhnya
    Allah menjawab: Kesabaran dan waktu akan mengungkapkan siapa dirimu

    Aku berkata: Aku bukanlah Nabi Yusuf, aku tidak punya banyak kesabaran
    Allah menjawab: Aku hanya memberimu cobaan yang bisa engkau tanggung

    Aku berkata: Ya Allah, cukuplah seperti ini
    Allah menjawab: Segala sesuatu akan ada masanya,
    dan aku telah menuliskannya dalam hidupmu

    Aku berkata: Mengapa aku selalu diperlakukan salah? Aku merasa ketulusanku selalu diuji
    Allah menjawab: Mengapa kau selalu mengkhawatirkannya? Mengapa kau menginginkan ketulusanmu untuk diakui?

    Aku berkata: Itu sering membuatku marah
    Sesuatu yang bukan karakter diriku sepenuhnya
    Allah menjawab: Mengapa kau membiarkan kegelapan menguasaimu?
    Mengapa kau selalu kehilangan kesabaran?

    Aku berkata: Apakah ada kegelapan dari dalam diriku sendiri?
    Yang membatalkan kesabaranku?
    Allah menjawab: Setiap insan memiliki kegelapan dari dirinya. Sebagian menguasai kegelapan itu, sebagian justru membiarkan kegelapan itu menguasai mereka

    Aku berkata: Tetapi dimana Engkau? Hanya menyaksikan dan tidak berbuat apapun
    Membiarkan kegelapan dan keburukan menguasaiku
    Allah menjawab: Engkau tidak dalam kapasitas untuk memahaminya
    Terkadang kebijaksanaan membutuhkan waktu seumur hidup untuk hadir kepadamu

    Aku berkata: Ya aku tahu Kau selalu mengatakan itu ketika Kau tak ingin aku mengerti
    Allah menjawab: Aku memilih siapa-siapa yang bisa aku buat mengerti
    (tentang) inti, intensitas dan daya tarik segala sesuatunya di dalam diri dan sekitarmu

    Aku berkata: Karena itulah aku merasa tersesat dan tidak ada seorang pun ada untukku Tidak ada yang peduli kepadaku
    Allah menjawab: Jika kau terus menjauh dariku, jika kau berpikir orang lain tidak peduli,
    maka kesalahan itu ada pada dirimu sendiri

    Aku berkata: Lalu mengapa kesepian selalu mengelilingiku?
    Rasa ketidakberdayaan mendominasiku
    Rasanya seperti aku jatuh dari ketinggian
    Allah menjawab: Jatuh hanyalah awal dari apa yang akan mungkin terjadi
    Keinginan untuk tahu sebelum masanya adalah sesuatu yang tidak masuk akal

    Aku berkata: Lalu mengapa tentang cinta di diriku, tidak ada juga ada yang menolong
    Terkadang rasanya seperti segala sesuatunya menjauh dariku
    Allah menjawab: Mengapa kau pikir Aku tidak menyadari kemampuan dan kapasitas dirimu?
    Mungkin aku menyimpan cintamu untuk sesuatu yang istimewa

    Aku berkata: Ya Allah, aku menunggu lama untuk sesuatu yang istimewa
    Apakah menurutMu dengan berjalannya waktu aku akan semakin kuat,
    atau justru aku tidak kuat sama sekali?
    Allah menjawab: Segala sesuatu yang istimewa itu tidak ada sama sekali
    Ketika kau kehilangan segalanya, kau akan mendapat segalanya

    Aku berkata: Dan Kau lagi-lagi berkata untuk bersabar, menjadi orang yang kuat,
    dan selalu berada di jalanMu
    Selalu ada cahaya, walaupun (aku mungkin) belum melihatnya
    Allah menjawab: Mengapa kau selalu ingin segala sesuatunya di dunia ini?
    Apakah kau tau kapan waktu yang tepat untuk kehidupanmu dimulai?

    Aku berkata: Aku ingin bahagia, dicintai dan hidup dalam cinta
    Untuk apapun kehidupan yang aku miliki di dunia ini, bahkan untuk sekedar sedikit kemewahan pun aku tidak peduli
    Allah menjawab: Mengapa tidak kau sadari apa yang ada di dalam dirimu?
    Pikirlah itu ketika orang lain terlelap. Itu adalah diatas segala sesuatunya

    Aku berkata: Jadi apa intinya semua ini?
    Keputusan yang akan membawaku pada ketenangan?
    Allah menjawab: Tangkaplah ketenangan itu dari dalam dirimu sendiri.
    Peliharalah. Dan jangan pernah kau biarkan dirimu menurunkan derajat dirimu sendiri

    Aku berkata: Jika aku berbicara denganMu seperti ini, yang sangat jarang sekali,
    aku selalu mulai menangis…
    Allah menjawab: Aku tahu itu, Aku tau kau menangis.
    Ketika masa (kesadaran) itu datang, maka kau akan paham juga

    Catatan:
    Disadur secara bebas oleh Rina Kusuma
    Berdasarkan tulisan dari Adnan Kakazai berjudul “Conversation with Allah”
    Tulisan aslinya dapat dilihat di blog http://wp.me/p2ZaHd-3

    • Thanks indeed Rina Kusuma,

      I am sure that your translation will be as effective as the english version, it is the essence which you have to capture and the rest is always understood easily.

      Best wishes…

      Adnan Kakazai

  4. You are an enlightened soul, Adnan Kakazi. Your heart has been purified to receive the Noor of Allah’s special blessings through a certain frequency of energy waves.

  5. Thank you, I read a book called conversations with God so I thought is there a book called conversations with Allah somewhere? i scratch my head. haha 🙂 then I googled and voila. I find your recording to be accepted by my self as a piece to my own life portrait. Would you mind if I use the words Conversation with Allah but in a format that I can translate to everyone in both meaning and subtext. I will call it “Conversations with A lot of people. ” it is in hopes to communicate efficiently the message not for novelty but for simple understanding of one another’s worlds and perspectives while on EARTH.

    • Thanks for the comment,

      Well for me it can be conversation with your inner self if it cannot be conversation with Allah

      You can use this to communicate with others as you mentioned but with proper reference and short link to the original post/article i.e. http://wp.me/p2ZaHd-3

      Once again thanks for visiting the blog …:)

  6. Amazing… loved it

  7. very spiritual. love this

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s